Tampilkan postingan dengan label Kabupaten Bogor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kabupaten Bogor. Tampilkan semua postingan
Kamis, 13 Desember 2012
Asosiasi Terbentuk, Perpustakaan Desa Optimis Makin Berkembang
Para
inisiator pembentukan Asosiasi Perpustakaan Desa Kabupaten Bogor
foto
bersama tim dari Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Bogor
dan
Propinsi Jawa Barat.
Sugeng Pribadi (berdiri, tengah) terpilih sebagai Ketua
Umum Asosiasi.
Setelah melakukan serangkaian pertemuan
pendahuluan antar perpustakaan desa dalam beberapa bulan terakhir, akhirnya
Asosiasi Perpustakaan Desa Kabupaten Bogor secara resmi terbentuk pada hari Kamis,
13 Desember 2012. Asosiasi yang bertujuan untuk lebih memberdayakan
perpustakaan desa dalam upaya pencerdasan masyarakat melalui media informasi
ini diprakarsai 5 perpustakaan desa yang ada di Kabupaten Bogor, yaitu
Cileungsi Kidul (Kec. Cileungsi), Lemah Duhur (Kec. Caringin), Cipelang (Kec.
Cijeruk), Caringin (Kec. Caringin) dan Pabuaran (Kec. Cibinong), dengan
difasilitasi oleh Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Bogor.
Musyawarah pembentukan Asosiasi yang dilakukan
bersamaan dengan acara “Seminar Kajian Perilaku Pencarian Informasi Masyarakat
Jawa Barat” yang diadakan oleh Badan Perpustakaan dan Kearsipan Propinsi Jawa
Barat ini diadakan di Puri Avia Hotel, Cipayung (Puncak), dan sepakat memilih Sugeng Pribadi, SE, Kepala Perpustakaan Desa
Cileungsi Kidul, sebagai Ketua Umum, Apan
Suryadi, S.Pd.I (Desa Cileungsi Kidul) sebagai Sekretaris, dan Titi Purwaningsih, S.Pd. (Desa Lemah
Duhur) sebagai Bendahara, sedang instrumen kepengurusan lainnya akan ditentukan
kemudian.
Dalam pemaparan umum setelah terpilih, Sugeng Pribadi menitik beratkan pada
perlunya pendataan dan konsolidasi antar perpustakaan desa di wilayah Kabupaten
Bogor, yang jumlahnya ratusan, sebagai program awal yang harus dijalankan.
“Potensi desa untuk mengembangkan perpustakaan sangatlah besar, tetapi banyak
yang belum faham cara pengelolaannya, sehingga stimulus bantuan buku dari
pemerintah lebih banyak terbengkalai begitu saja. Adalah tugas Asosiasi untuk
membantu pengembangannya, baik dari segi organisasi maupun sumberdaya
manusianya. Jangan hanya dibebankan pada pemerintah saja, tetapi Perpustakaan
desa yang sudah maju harus ikut membantu,” ujar Kepala Perpustakaan Desa
Cileungsi Kidul ini, yang di tahun 2012 berhasil menyabet Juara 1 Perpustakaan
Desa terbaik tingkat Kabupaten Bogor, dan Juara 2 tingkat Propinsi Jawa Barat.
Sementara itu, Ade M. Sya’ban dan Eli
Nurhayati, SH. (Kasie Pengelolaan KAPD Kabupaten Bogor) yang melakukan
pendampingan selama proses musyawarah berlangsung sangat optimis Asosiasi bisa
merealisasikan misi maupun program yang diembannya. “Para inisiator Asosiasi
ini berasal dari para pengelola perpustakaan desa yang sudah punya prestasi
mulai dari tingkat kabupaten, propinsi sampai nasional, jadi kemampuan untuk
ikut membantu mengembangkan perpustakaan desa yang lain bisa diandalkan. Yang
terpenting adalah Asosiasi bekerja dengan ikhlas dan sungguh-sunggu, agar
pengembangan perpustakaan desa di Kabupaten Bogor bisa lebih cepat dan merata,”
ujar Ade M. Sya’ban.
***
Rabu, 11 Juli 2012
Alhamdulillah, Tahun Ini Kami Juara I Kabupaten Bogor
Perlombaan Tingkat Provinsi Jabar :
Perpustakaan Desa Cileungsi Kidul Wakili Kabupaten Bogor
"Di tingkat Kabupaten Bogor, Perpustakaan Cileungsi Kidul berhasil menyisihkan sejumlah perpustakaan lainnya. Perpustakaan ini memang yang terbaik berdasarkan hasil penilaian tim penilai."
WALAU baru beberapa bulan beroperasi, tetapi Perpustakaan Desa Cileungsi Kidul, Kecamatan Cileungsi, sudah mampu berbicara di tingkat Kabupaten Bogor. Dalam penilaian, perpustakaan yang baru berdiri sekitar lima bulan itu berhasil meraih predikat terbaik, dan berhak mewakili Kabupaten Bogor dalam lomba perpustakaan tingkat Provinsi Jawa Barat.
Kepala Seksi Pengelolaan Perpustakaan Daerah Pemerintah Kabupaten Bogor, Eli Nurhayati, kemarin mengatakan, di tingkat Provinsi Jabar, Perpustakaan Desa Cileungsi Kidul juga berhasil masuk dalam 10 besar, sehingga membuka peluang untuk tampil sebagai yang terbaik se-Jabar.
"Di tingkat Kabupaten Bogor, Perpustakaan Cileungsi Kidul berhasil menyisihkan sejumlah perpustakaan lainnya. Perpustakaan ini memang yang terbaik berdasarkan hasil penilaian tim penilai," ungkap Eli Nurhayati melalui sambungan telepon.
Menurut dia, pengumuman pemenang lomba perpustakaan di tingkat Provinsi Jabar akan dilaksanakan, Kamis (12/7), mendatang. "Kita berharap, Perpustakaan Cileungsi Kidul sebagai perwakilan Kabupaten Bogor, bisa tampil sebagai juara pertama. Doa'kan saja," serunya.
Keberhasilan menjadi jawara di tingkat Kabupaten Bogor, menjadikan Perpustakaan Cileungsi Kidul ini berhak atas hadiah, berupa rak dan uang pembinaan. Khusus uang pembinaan, papar Eli, akan diberikan, pada Agustus mendatang.
"Kita berharap, dengan keberhasilan itu, bisa menjadi motivasi perpustakaan lebih maju lagi. Diharapkan pula, bisa memotivasi pengelola perpustakaan lainnya ke hal yang sama," terangnya.
Pengelola Perpustakaan Desa Cileungsi Kidul, Sugeng Pribadi menyatakan, pihaknya merasa bangga dengan meraih juara pertama. Terlebih, karena pengoperasian perpustakaan itu sendiri masih terbilang baru."Kita cukup bangga dengan keberhasilan menjadi juara pertama. Sebab, kita masih baru, namun sudah bisa menorehkan prestasi," imbuhnya.
Meski meraih sukses, menurut Sugeng, tidak akan membuat pihaknya besar kepala. Sebaliknya, keberhasilan itu akan dijadikan sebagai pendorong untuk lebih meningkatkan prestasi di masa mendatang.
Keberhasilan Perpustakaan Cileungsi Kidul sebagai juara pertama itu juga mengalirkan komentar positif dari sejumlah tokoh di wilayah Cileungsi dan Bogor Timur. Salah satunya, dari Budi Sembiring, seorang tokoh yang juga pengusaha di Bogor Timur, Kabupaten Bogor.
Bahkan, menurutnya, keberhasilan dalam event itu tergolong spektakuler. "Perpustakaan itu baru beberapa bulan beroperasi, namun sudah mampu menjadi yang terbaik di Kabupaten Bogor," ujarnya.
Jaringan Solidaritas Bogor Timur bahkan memberikan apresiasinya dalam bentuk dukungan terhadap keberadaan Perpustakaan Cileungsi Kidul itu. Dalam waktu beberapa hari mendatang, menurut H. Aan Ansori, Ketua JSBT, pihaknya akan memberikan bantuan sejumlah buku. "Bantuan buku itu akan kita serahkan, guna menambah koleksi perpustakaan," tambah H. Aan yang didampingi Jani Ginting, Sekretaris JSBT.
(EKA)
***
Jumat, 02 Maret 2012
KAPD Kabupaten Bogor Jadi Percontohan
PRESTASI gemilang kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah (KAPD) Kab. Bogor menjadikan salah satu SKPD Pemkab. Bogor itu dilirik banyak pihak. Dalam hal pengelolaan sistem informasi kearsipan, KAPD Kab. Bogor menjadi percontohan bagi daerah lainnya. Rabu (29/2) kemarin, KAPD Bangka Barat, sengaja datang untuk berguru ke KAPD Kab. Bogor.
Kepala KAPD Kabupaten Bogor, Ferry Adnan mengatakan, pengelolaan sistem informasi kearsipan daerah di Kabupaten Bogor memang sudah berjalan baik. Sehingga kerap direkomendasikan KAPD pusat untuk KAPD –KAPD wilayah lain yang sedang berkembang. Pola kearsipan yang telah dilengkapi komputerisasi itu menjadi objek percontohan pemerintahan Kabupaten Bangka Barat.
“Sistem komputerisasi informasi kearsipan yang kami miliki menjadi percontohan bagi daerah lain. Kedatangan kunjungan dan studi banding wilayah lain merupakan rekomendasi dari KAPD pusat,” ujar Ferry kepada Jurnal Bogor, Rabu (29/2).
Berbagai upaya dan kerja keras jajaran KAPD selama ini, kata Ferry telah membuahkan hasil yang maksimal. Prestasi gemilang KAPD Kab. Bogor yang berturut-turut yang menjuarai sistem pengolalaan arsip, menjadikan nama Kabupaten Bogor hingga pelosok daerah. ”Buat kami ini adalah sebuah kebanggaan, karena nama Kabupaten Bogor bisa dikenal hingga pelosok tanah air. Kamipun siap berbagi informasi kepada siapapun yang membutuhkannya,“ kata Ferry.
Penerimaan kunjungan kerja pemerintah Kabupaten Bangka Barat yang berlangsung di aula KAPD Kab. Bogor, juga diwarnai dengan kunjungan ke Depo Arsip dan sejumlah fasilitas komputerisasi. Pertukaran pelakat antar daerah, juga menjadi warga tersenderi dalam kegiatan kerjasama itu.
“Kami mendapatkan banyak pelajaran dari KAPD Kabupaten Bogor. Terutama dalam sistem pengelolaan informasi arsip dengan komputerisasi. Tentunya, hal baik itu akan kami bawa kebangka barat,” ujar Rukiman, Kepala KAPD Kabupaten Bangka Barat, disela kunjungannya ke Kabupaten Bogor.
***
Dokumentasi : Jurnal Bogor, Kamis,1 Maret 2012, Halaman 4 (kolom 2-5)
Senin, 20 Februari 2012
Sejarah Kelembagaan KAPD Kabupaten Bogor
Pengelolaan Arsip pada awalnya merupakan salah satu tugas dari Sub Bagian Arsip dan ekspedisi pada Bagian Umum di Sekretariat Daerah Kab. Bogor sejak tahun 1977, namun disebabkan urgensinya sebagai lembaga yang secara khusus menangani kearsipan dan mempunyai otoritas dalam pelaksanaan tugas kearsipan baik di tingkat pusat maupun di daerah maka dibentuklah lembaga kearsipan yang bernama Kantor Arsip Daerah Kab. Bogor berdasarkan Perda. Kab. DT. II Bogor No. 07 Tahun 1994 tentang Pembentukan Kantor Arsip Daerah Kabupaten DT. II Bogor yang disempurnakan dengan Perda. Kab. Bogor No. 25 Th. 2000 tentang Pembentukan Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten serta Perda. Kabupaten Bogor No. 4 Th. 2001 tentang Struktur Organisasi Badan dan Kantor.
Ketika masih berlokasi di Setu Cikaret Kec. Cibinong Kab. Bogor, dasar pertimbangan pemilihan kantor dan depo arsip tidak berdasarkan pada terpenuhinya persyaratan gedung arsip tapi semata-mata memanfaatkan gedung dan gudang yang tersedia. Namun setelah melalui proses yang cukup panjang akhirnya pada awal Tahun Anggaran 1994/1995 Kantor Arsip Daerah Kab. Bogor menempati gedung baru yang berdiri diatas tanah seluas 1.800 m2 yang terletak di Jalan Bersih Kel. Tengah Kec. Cibinong Kab. Bogor.
Gedung baru yang terdiri dari gedung kantor dan depo arsip ini dirancang sedemikian rupa sehingga memenuhi persyaratan teknis gedung arsip, seperti letaknya yang terpisah dari bangunan/gedung lain, jauh dari bahaya banjir, tidak lembab dan berventilasi.
UPTD (Unit Pelaksana Teknis Dinas) Perpustakaan pada Dinas Pendidikan Kab. Bogordibentuk pada Tahun 2002 berdasarkan SK. Bupati No. 11.D. tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Dinas Perpustakaan pada Dinas Pendidikan Kab. Bogor.
Pada Tahun 2004 UPTD Perpustakaan bergabung dengan Kantor Arsip Daerah Kab. Bogor menjadi Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Kab. Bogor berdasarkan Perda. Kab. Bogor No. 35 Tahun 2004 tentang Pembentukan, Organisasi dan Tata Kerja Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Bogor.
Gedung perpustakaan berdiri diatas tanah seluas 1.800 m2 yang terletak di Jalan Bersih Kel. Tengah Kec. Cibinong Kab. Bogor, terpisah dengan gedung kantor dan depo arsip.
***
Sumber: http://kapd.bogorkab.go.id









